BANGBANGWETAN.ORG

MAJELIS MASYARAKAT MAIYAH

Hayya alal Amal – Prolog BangbangWetan Oktober 2020

Hayya alal Amal Di tengah kondisi ujian penentuan Allah atas lulusnya kualitas kita sebagai manusia, Mbah Nun menyemangati dengan “…tinggal selangkah lagi perjuangan untuk mendapat suatu yang besar dan bermakna bagi hidup dan semesta”. Melanjutkan frasa tersebut, pada Bangbang Wetan […]

Eat, Sleep, Maiyahan. Repeat

Oleh : Wahyu Widhi W   “Mateng aku!” Itulah ekspresi dalam hati ketika Manajer Very meminta saya untuk menulis momen ulang tahun BangbangWetan. Saya menduga manajer meminta saya menuliskan reportase, yang selalu saya kesulitan menuliskannya tetapi gampang sekali maidonya. Namun, […]

Ibu penebar cinta dan kasih

Oleh : Mashita Charisma Dewi Eliyas   Senin, 7 september 2020 tepat pukul 15.55 WITA saya mendapat kabar bahwa Bunda Cammana dipundhut Gusti Allah. 30 menit sebelum saya mendengar kabar tersebut, Mas Hari mengabarkan di pesan whatsapp untuk kirim doa […]

Transformasi Hutan ke Kebun Persemaian* – Prolog BbW September 2020

14th BangBang Wetan Transformasi Hutan ke Kebun Persemaian*   Kita memulainya dari sini: satu adegan dimana sekelompok manusia sedang melakukan kegiatan yang dengan bahasa stylist disebut sebagai bercocok tanam. Dari urutan historis pencapaian budaya,, bercocok tanam jauh lebih rumit dari […]

RACUN MEDIA SOSIAL

Oleh: Wida Purnama*   Satu hari yang cerah, usai menjemur pakaian, Pipit Pratiwi nyaris membanting ponselnya ke lantai. Namun dia urungkan, karena ingat bahwa harga ponselnya tidaklah murah. Lagipula ponsel itu merupakan hasil jerih payahnya menabung berbulan-bulan. Dia mengubah niatnya […]

Nggulawentah Kepradah – Prolog BangbangWetan Agustus 2020

Kebesaran dan keangkuhan pemikiran mainstream dan tatanan global yang selama ini dijalani manusia tetiba mengalami dekonstruksi. Tragisnya, luluh lantak sistem kehidupan itu bukan karena cairnya ribuan kubik es di kutub bumi atau karena perang dunia. Ia terpaksa bertekuk lutut oleh […]

Pisau Lirismu, Abadi

Oleh: Rio NS Masa-masa ketika pembacaan deklamasi, buku-buku sastra dan puisi menjadi anasir penyubur tumbuh kembang saya di masa muda, nama Sapardi Djoko Damono (selaniutnya, pak Didi) begitu lekat di impresi. Satu yang membayangi sekian langkah itu adalah karyanya bertajuk […]