BANGBANGWETAN.ORG

MAJELIS MASYARAKAT MAIYAH

Jangan Ada Sekakmat di Antara Kita, Catatan Kecil dari Pekarungan

Oleh: Rio NS   …Itulah sebabnya Orang Maiyah diperingatkan Allah “jangan menghardik waktu”. Orang Maiyah terus lelaku, menanam, menabur, menyebar dan menyebarkan.” [Muhammad Ainun Nadjib. “Bangbang Isim”, 23 Maret 2015]       Dari sekian banyak Simpul dan Lingkar Maiyah, […]

Perlukah Anak Kita Les? Atau Orang Tua Harus Bagaimana ?

Oleh: J. Rosyidi Les maupun bimbingan belajar, yang konvensional dengan metode tatap muka maupun online–saat ini–seperti telah menjadi kebutuhan primer bagi pelajar-pelajar kita. Tuntutan akademik, baik dari sekolah maupun orang tua membuat anak-anak   merasa kian membutuhkan  tambahan jam belajar. Orang […]

Tendangan Kejujuran Bagian ketiga

Oleh: Rifi Hadju   Eyel-eyelan pun berlangsung. Haay, kapten tim dadakan Persebaya berusaha menawarkan jalan tengah setengah-tengahnya. Ia seolah memosisikan diri Kamituwa dalam persoalan yang ada di sebuah desa. Namun, ego manusia selalu saja mencoba memiring-miringkan perkara ke arah kebenaran […]

Generasi Kontinuitas atau Adopsi? – Reportase BangbangWetan Januari 2020

Surabaya—BangbangWetan edisi Januari (10/1) mengusung tema “Mengapa Harus Mahal?” diselenggarakan di Unesa (Universitas Negeri Surabaya) kampus Ketintang, Surabaya. Maiyahan yang disuguhkan oleh Mbah Nun, Kiai Muzzammil, Pak Suko Widodo, Bu Marhamah, Pak Aljufri, Mas Seno Bagaskoro, dan Pak Zaenal Arif […]

Mengapa Harus Mahal – Prolog BbW Januari 2020

Mengapa Harus Mahal     Di forum rutinan paling awal tahun 2020, mari kita mengangkat dua idiom dalam khasanah Jawa. Pertama, Jer Basuki Mawa Beya. Tiga kata yang digunakan sebagai motto resmi Provinsi Jawa Timur ini mengarah pada kebutuhan adanya […]

TENDANGAN KEJUJURAN – BAGIAN KEDUA

Oleh: Rifi Hadju   Haay memegang erat kertas basah lengket itu. Tak hanya memegang, ia menggenggamnya erat-erat. Ia masukkan kalam itu pada brankas hati. Satu hal, Haay tak paham maksud kalam yang dilemparkan seorang bertopi pet putih dari balik pagar […]