Metaforatma

Dua Belas Putaran BangbangWetan

Oleh :Nyemar Amin Kuncung

(Untuk 12 tahun BangbangWetan)

Di dalam kondisi hidup yang sangat malam

 

Pada momentum yang tepat, alam mempertemukanku denganmu

 

Malam yang kujalani penuh perenungan dan perbaikan diri mulai menemukan penerang

 

Penerang dari kegelapan pandang, persepsi, penilian, pijakan, arah, dan tujuan

 

Pembimbing dari ketersesatan langkah

 

Cahaya yang membuatku dan memandang kegelapan sebagai keluasan

 

Dunia sebagai wahana pertarungan terhadap diri sendiri

 

Melembutkan kekakuan berpikir, keangkuhan hati, dan kesombongan diri

 

Abang-mu merekah mencahayai

 

Bangbang, ku sambut dirimu dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur

 

Hidayah yang membuatku lebih berarti dan mengerti, menjalani hidup dengan sepenuh hati

 

Kehadiranmu sudah pada kedua belas, meskipun kelahiranmu tak terhitung jumlahnya pada diriku, saudaraku, Surabayaku, bangsaku, Indonesiaku, duniaku, dan alam semestaku

 

BangbangWetan sebagai tanda dan awal dari kelahiran kehidupan menuju baldatun toyyibatun wa robbun ghofur

 

Menjadi rahmat bagi alam diriku dan seluruh saudara Jannatul Maiyah

 

Melahirkan benih-benih baru bersama Sang Ibu PadhangmBulan, ber-Damar Kedhaton, berjiwa Semesta, bermental Serdadu Cinta, bersepuh Jimat, berhati Paseban, berkarakter Waro’ Kaprawiran, berjalan di-Tasawuf Cinta, bertafakur di dalam Sanggar Kadirian, berwatak Balitar, berweton Segi dan Relegi, dan seluruh benih baru yang tersebar

 

Menjadi pembaru bagi yang sudah ada, menjawab permasalahan, memperbaiki yang rusak, menyegarkan yang pengap dan sumpek, meluaskan yang sempit, mendalamkan yang dangkal, meruhkan yang jasad, melembutkan yang keras dan kaku, menyeimbangkan yang tak seimbang, dan seluruh kelengkapan jawaban yang lain

 

Ku sambut dirimu, ku syukuri kehadiranmu, kulakukan pesan cahaya BangbangWetan-mu.

 

Surabaya, 9 September 2018

 

Nyemar Amin Kuncung. Merupakan Jamaah Maiyah biasa. Bisa ditemui melalui email japemethebersama@gmail.com