Islam Rahmatan Lil Alamin

Workshop Penulisan

Oleh : Yudha Satya Ami Putra

 

Sejak 2 – 3 tahun belakangan ini beberapa pandangan, pemikiran dan manajemen pemikiran saya mengenai agama dan islam mengalami perubahan pola – pola pikir yang sedemikian rupa, sehingga yang awalnya saya kenal islam versi beberapa lembaga kini beralih kepada islam yang bersifat dan berfungsi sebagai rahmatan lil alamin.

Semua proses tersebut salah satunya tidak lain karena saya secara tidak sengaja dipertemukan oleh majelis masyarakat maiyah yang terselenggara setiap bulan di beberapa kota mulai dari jakarta, surabaya, malang, jombang, bandung lampung, madiun, jogjakarta dan beberapa kota lain dengan tujuan sama, yaitu berproses untuk mencari kebenaran sejati dari tuhan yang bersifat tidak terbatas dan berlangsung dengan kenikmatan di dalam proses pencarian tersebut.

Maiyah sendiri bukan merupakan sebuah madzhab, golongan, partai, kelompok, atau sekte, Maiyah berasal dari kata Ma’a yang berarti bersama sama dalam proses pencarian. Maiyah tidak menganut sistem tokoh atau kepengurusan struktural ranting, cabang dan lain sebagainya, bahkan selalu disampaikan di dalam forum maiyah bahwa tidak ada masalah jika maiyah bubar, tapi sangat menjadi masalah jika allah dan rasulullah tidak ada pada setiap langkah perjalanan hidup kita.

Banyak sekali pelajaran yang disampaikan di forum maiyah terutama mengenai cara berpikir, mulai dari bidang sosial, politik, budaya, agama, pertanian, kelautan, bahkan diskusi mengenai telnologi juga menjadi perbincangan di dalam forum diskusi maiyah. Bpk Muhammad Ainun Najib yang selalu mendampingi teman teman dalam bermaiyahan di beberapa kota ditambah lagi forum sinau bareng, ngaji bareng atau tadabburan bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng sebagai oase dalam padang pasir masalah yang terjadi di masyarakat, terlebih karena nomor nomor / lagu yang dibawakan Kiai Kanjeng selalu bertujuan untuk melayani masyarakat serta mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga membuat Kiai Kanjeng selalu diterima dimanapun meskipun dengan basis gamelan yang dimodifikasi untuk melayani kebutuhan masyarakat.

Banyak orang yang masih salah mengartikan tujuan dan cara di dalam kehidupan sebagai contoh cara untuk menuju jakarta dari surabaya ada banyak namun yang pasti adalah bagaimana untuk mnecapai jakarta dengan selamat. Bis, pesawat, taxi, ojek itu adalah salah satu cara untuk mencapai kota tujuan dengan ketentuan masing masing, seperti jika naik pesawat harus melakukan boarding pass, namun jika naik bus hanya membeli tiket begitu seterusnya.

Dalam maiyah selalu diberikan penegasan mengenai tujuan hidup di dunia dan bagaimana cara untuk sampai untuk kembali kepada Allah, dan mau tidak mau kita harus kembali kepadaNya tidak ada negosiasi atau pensiun dini karena semua tempat hanya milik Allah tanah, bumi, planet bahkan galaksi tanpa terkecuali.

Islam sendiri memiliki fungsi sebagai rahmatan lil alamin, sehingga mau tidak mau para pelaku agama islam harus menjalankan fungsi tersebut, meskipun Allah sendiri tidak memaksa apakah manusia mau melakukan rahmatan lil alamin atau tidak. Karena di forum maiyah kata islam salah satunya diterjemahkan sebagai kegiatan untuk menyelamatkan apapun itu, baik manusia, hewan, tumbuhan maupun alam.

Maka yang harus terus kita upayakan setiap hari dalam berislam adalah melakukan “penyelamatan” kepada setiap makhluk allah, kita harus menjamin bahwa segala sesuatu yang bersama dan berada di dalam lingkungan kita mendapatkan rasa “aman” terutama pada tiga hal, yakni harta, nyawa dan martabatnya sehingga kita dapat mencapai tingkat khalifah fil ardhi, abdullah atau minimal hanya sebagai manusia sebagai wujud rasa syukur kita karena Allah telah memberikan banyak hal di dalam hidup, paling tidak agar Allah mengurangi rasa marahnya kepada kita sebagai manusia yang selalu terjebak di lubang kesalahan yang sama setiap hari.

 

YUDHA SATYA AMI PUTRA , adalah jamaah maiyah yang giat dalam bidang sains dan tehnologi. Merupakan alumni dari workshop kepenulisan PadhangmBulan yang pernah diadakan di Menturo beberapa waktu lalu .