DARURAT DAULAT – Prolog BangbangWetan Agustus 2017

8 Agustus 2017 redaksi BBW 0

Secara yuridis kelembagaan, Republik Indonesia telah eksis lebih dari tujuh dasawarsa. Bulan Agustus setiap tahun selalu semarak dengan rutinitas tujuh-belasan beserta pernak-pernik menyambut hari lahirnya Bangsa Indonesia. Sejak kecil kita diajarkan betapa berdarah-darah para pejuang memperjuangkan kemerdekaan, merebut kedaulatan negara dari penjajah, dan mengusir mereka yang merebut tanah air. Oleh [selengkapnya … ]

THE TRUE AUDIENCE – Prolog Tema BangbangWetan April 2017

11 April 2017 redaksi BBW 0

Mungkin, ketika Abraham Maslow merumuskan piramida kebutuhan manusia, dia tidak pernah membayangkan betapa logika kehidupan modern menuntut kita untuk menjadikan eksistensi sebagai kebutuhan utama. Maslow tidak berada pada era di mana kewajiban sebelum makan bukanlah berdoa melainkan mengambil gambar dan mengunggahnya di media sosial. Atau bahwa manusia jaman sekarang memberitakan [selengkapnya … ]

KEMULAN nDUNYO ( Prolog BangbangWetan Maret 2017 )

13 Maret 2017 redaksi BBW 0

Logika kehidupan modernistik yang menjadikan kepemilikan dan pemenuhan kebutuhan remeh temeh sebagai satu kewajaran merupakan “selimut” tersendiri bagi banyak orang. Upaya pemenuhannya membimbing manusia pada satu kondisi “tidur” yang panjang dan tak terbangunkan.

KONJUNGSI RANTAS ( Prolog BangbangWetan Februari 2017 )

8 Februari 2017 redaksi BBW 0

  Prolog BangbangWetan Februari 2017 . Kata “konjungsi“ dikenal setidaknya dalam dua disiplin ilmu, yakni astronomi/astrologi dan linguistik/bahasa. Dalam astronomi/astrologi, konjungsi digunakan untuk menggambarkan sebuah kondisi dimana dua atau lebih benda langit berada pada satu garis dengan pusat sistemnya. Yang lebih umum dikenal adalah konjungsi planet-planet. Misalnya pada sistem tata [selengkapnya … ]

MUPUS ( BangbangWetan Januari 2017 )

12 Januari 2017 redaksi BBW 0

   BangbangWetan Januari 2017 Tahun 2016 telah kita lewati sekelebat saja, meninggalkan tumpukan permasalahan-permasalahan yang belum juga selesai. Berbagai anomali dan ketidak-seimbangan yang sepanjang tahun dihadapi oleh manusia ternyata masih berkutat di perkara yang sama. Manusia Indonesia juga, sepanjang tahun seumur hidupnya, terpaksa menghadapi problem Politik, Sosial, Ekonomi, Kebudayaan, dan [selengkapnya … ]