BANGBANGWETAN.ORG

MAJELIS MASYARAKAT MAIYAH

BELAJAR PARENTING DARI LUKMAN – Bagian Lima

Oleh: J. Rosyidi   Ayah-Bunda, sebentar lagi Ramadan tiba. Meski dalam situasi di tengah pandemi kita tentu harus tetap mengkondisikan agar ibadah Puasa seluruh anggota keluarga berjalan maksimal. Benar begitu bukan? Semoga Allah mempertemukan kita dengan Ramadan dan memberikan kemampuan […]

PRINSIP-PRINSIP PARENTING DI ZAMAN DIGITAL

Oleh: J. Rosyidi     “Didiklah anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu”. Demikianlah petuah dari salah satu sahabat Nabi, yang berjuluk pintu ilmu pengetahuan, Ali bin Abi Thalib r.a. Sebuah nasihat yang harus kita pegang agar […]

REALISTIS TERHADAP KEMARAHAN

Oleh: J. Rosyidi   Tetiba aku merasa terhentak mendengar teriakan, sebut saja Rafi, anak tetangga dalam satu kompleks kami. Dengan nada yang tinggi, dia meneriaki teman bermainnya. Suaranya memecah keheningan pagi menjelang siang. Secara pribadi, aku percaya anak tidak ada […]

Nak, Yuk Membaca Bareng!

Oleh: J. Rosyidi Salah satu aktivitas yang bisa ayah bunda lakukan bersama dengan anak dalam suasana “lockdown” akibat wabah Corona ini adalah aktivitas membaca. Tapi anak saya tidak suka membaca bagaimana? Eh, sebentar! Jangan-jangan ayah bunda pun tidak memiliki kegemaran […]

KALAU BEKERJA BISA DI RUMAH, KENAPA BELAJAR TIDAK!?

Oleh: J. Rosyidi   Di banyak daerah, bahkan mungkin secara nasional, sekolah-sekolah diliburkan akibat wabah Corona. Pembelajaran dipindahkan ke rumah. Tentu saja ini menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua untuk mengelola pembelajaran buah hati tercinta. Ada yang memanfaatkan pembelajaran secara […]

DIKIT-DIKIT JANGAN

Oleh: J. Rosyidi   Sebagai orang tua, tentu rasa sayang kepada anak adalah sesuatu yang alami. Wajar saja. Bahkan bisa disebut aneh atau kelainan apabila orang tua tidak memiliki rasa sayang kepada anaknya. Tetapi, seringkali rasa sayang yang berlebihan mengakibatkan […]

BERBOHONG PADA ANAK, BOLEH NGGAK?

Oleh: J. Rosyidi Pernah nggak sih kita berbohong? Pernah lah ya. Meski tidak dengan maksud membohongi untuk menyakiti tentunya. Pernahkah ayah-bunda berbohong kepada ananda? Mungkin dulu-dulu pernah kali. Tapi mudah-mudahan setelah ini tidak lagi ya, ayah-bunda. “Nak, ayo makannya dihabiskan. […]