Berita

Perlengkapan: More Than Just Labor

Oleh: Wahyoko Fajar

“Aku persembahkan racauan ini kepada saudara-saudara baruku, khususnya Tim Perlengkapan yang ikut nyengkuyung pagelaran WaliRaja-RajaWali, Surabaya.”

Pagelaran WaliRaja-RajaWali, Surabaya, sudah memasuki H-7. Persiapan terus dikebut, terutama untuk hal-hal yang kemarin sempat tertunda. Waktu yang semakin mepet membuat panitia tidak bisa berleha-leha lagi. Terutama tugas-tugas Tim Perlengkapan yang memang–umumnya—menumpuk menjelang dan setelah hari-H.

Selama berorganisasi, berdasar pengalamanku, Tim Perlengkapan cenderung dianggap sebagai tenaga kerja kasar. Tidak membutuhkan kecerdasan tertentu, yang penting kuat angkat-angkat. Tidak perlu berpikir dalam, yang penting siap setiap saat ketika diperintah ini itu. Aku tak setuju dengan anggapan seperti itu. Bagiku Tim Perlengkapan lebih dari sekadar “buruh”.

Dengan waktu yang sedemikian mepet, Tim Perlengkapan WaliRaja-RajaWali harus membuat  gerbang masuk dan photobooth pagelaran. Itu belum termasuk tugas lain yang mulai semakin padat terutama sejak H-2 esok. Kalau bukan orang yang benar-benar cakap, giat, dan berpengalaman, rasanya tak akan sanggup mengerjakan itu semua dengan baik, benar, indah, dan tepat waktu.

Terima kasih kepada saudara-saudara baruku: Abdul Haris, Muqit Maulana, Mas Rizal, Fatihudin, Rahman Koesuma, Reza Azizi, Andik Purwanto, Bayu Saelendra, Saadah Dwi, dan Viky Bombom yang telah menyedekahkan waktu, tenaga, dan ide untuk sukses dan lancarnya pagelaran ini.

Bagi yang malam ini (16/9) belum bisa turut melingkar, tak apa. Masih ada hari esok dan masih banyak pekerjaan yang bisa kita garap bersama.

Selamat bertugas saudaraku. Kami pasrah padamu dan pada-Mu.

Maaf dan terima kasih…

Surabaya, 16 September 2022

Wahyoko Fajar. Bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Biasa meracau di akun twitter dan IG: @wahyokofajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published.