Ketika “kerja bakti” dianggap inefesiensi oleh pola pikir manajemen dan masyarakat modern, kami – kita bersikeras dalam keyakinan untuk terus melakoninya. Bekerja sebagai bentuk bakti secara bersama di sepanjang getaran yang mengalir sama. Meneriakkan gugur gunung dan holopis kuntul baris, di satunya tekad dan tenaga tanpa peduli panen dan angka-angka.

Tidak perlu penegasan lagi bahwa ini bukan tentang kebesaran nama. Tidak pula untuk menaikkan harga yang sifatnya raga semata. Lebih sebagai teriakan bahwa dengan bersatu kita mampu, karena bersama kita bisa. Ini pun tak lagi slogan hampa karena ini sungguh karya nyata.

 

Ketika lebih banyak orang berkata ini tidaklah mungkin bisa, kami – kita kukuh di pemahaman hakulyakin bahwa semua menjadi niscaya ketika Anda beserta di dalamnya. Kami invalid tanpa Anda sehingga perkenan Anda melengkapi kami menjadi kita.

 

Wassalam.

 

#12thBangbangWetan