Yang Hening Dalam Proses Penyerapan

Memasuki tahap eskalasi pembahasan dan inti pembicaraan, BBW April yang alhamdulillah mendapat berkah kehadiran Mbah Nun, tema “Insecuricious” dibedah habis. Mensitir Qur’an surat Al Quraisy, Mbah Nun menegskan bahwa kewajiban kita adalah memberi makan orang yang kelaparan dan saling mengamankan.

Selanjutnya, Mbah Nun mengutip pernyataan Sayidina Ali yang berarti “jangan lihat siapa yang mengatakan tetapi lihatlah apa yang dikatakan”. Dari premis awal ini, Mbah Nun melakukan ekspansi kemungkinan dengan pernyataan “lihatlah siapa yang mengatakan, kapan itu dikatakan, bagaimana itu dikatakan dan karena apa itu dikatakan”.

Pelataran TBJT Cak Durasim terasa senyap. Malam yang nyaris dini seperti melebarkan ruang dengarnya. Karena mereka yang hadir malam ini seolah tak rela kehilangan satu kata pun yang _didawuhkan_ Mbah Nun. Semesta kebajikan dalam binar kesungguhan.

 

Rio/Redaksi ISIMBangbangWetan